Event

Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Pusdokinfo Manggala Wanabakti:
mahasiswi Universitas Indonesia, Depok
Tanggal 12 Juli - 5 Agustus 2011

more...

Foto Feature

Menhut01.jpg: 1476x1004, 312k (June 30, 2011, at 11:02 AM)

SDKupu2_01.jpg: 1476x1004, 375k (June 30, 2011, at 11:02 AM)

swim4.jpg: 886x591, 223k (June 30, 2011, at 11:02 AM)

RuangAuditorium.jpg: 400x266, 41k (June 30, 2011, at 11:02 AM)

gym2.jpg: 886x591, 252k (June 30, 2011, at 11:02 AM)

more...

Akses Pengguna

Username:
Password:
Keep me logged in:
 

Sponsor

Perlengkapan

PERLENGKAPAN DAN SARANA GEDUNG

1.Air Conditioning

Tersedia 5 buah chiller dan 5 buah cooling tower yang masing-masing berkapasitas 500 TR. Pada bangunan berlantai 16, ditiap lantai tersedia satu air handling unit (AHU). Dibangunan yang berlantai 11, oleh karena luasnya lebih besar, masing-masing lantai terdapat 2 buah AHU. Pada bangunan multipurpose, Blok 2, 3, 5 dan 6, ditempat-tempat tertentu dipasang AHU.

2. Power Supply dan Penerangan

Sumber tenaga listrik untuk penerangan dan mesin-mesin serta peralatan di dalam gedung dilayani oleh PLN dan diesel generating set sebagai cadangan. Kebutuhan listrik untuk semua gugusan Gedung Pusat Kehutanan selanjutnya disingkat G.P.K. termasuk penerangan halaman adalah 5,5 Megawatt; disupply dari dua gardu induk PLN, oleh karena Gedung Pusat Kehutanan dianggap vital; sehingga diperkirakan tidak akan terjadi pemadaman dalam jangka waktu lama bila ada gangguan pada jaringan dari PLN, namun demikian untuk kedaan darurat disediakan 2 (dua) diesel generating set dengan kapasitas masing-masing 1.250 KVA. Diesel ini cukup untuk melayani seluruh kebutuhan listrik, kecuali AC. Daya PLN yang ada adalah dari tegangan menengah 20.000 volt yang ditransformir menjadi tegangan rendah 380 volt dan 220 volt. Pada saat listrik PLN drop atau padam, genset akan segera beroperasi dalam waktu 1.k. 10 detik. Yang diutamakan berfungsinya lift, penerangan di tempat-tempat penting, alat-alat keselamatan, pompa-pompa dari pemadam kebakaran.

3.Fasilitas Air

Disediakan dari PAM dan satu sumur Artesis. Sumur ini berkapasitas 200 liter per menit. Untuk pelayanan air bersih, diatas atap tersedia rooftank yang membaginya keseluruh gedung. Air buangan disalurkan untuk pertama kali ke sewage treatment plant yang mengolah air tersebut menjadi layak untuk disalurkan ke danau buatan di halaman. Air hujan juga ditampung di danau buatan untuk kemudian disalurkan kesaluran Kotapraja.

4. Elevator (Lift)

Untuk transport vertikal pada bangunan yang bertingkat banyak (multi story building) tersedia di Blok 1 sebanyak 6 (enam) buah lift penumpang dan 1 (satu) buah lift barang masing-masing berkapasitas 20 orang dan 1.150 kg. dan di Blok 4 sebanyak 7 (tujuh) lift penumpang dan 1 (satu) buah lift barang masing-masing berkapasitas 17 orang dan 1.000 kg.

5. Pencegahan Kebakaran

Untuk mendeteksi adanya kebakaran dipasang dua fire alarm system yang terdiri dari:

  1. Smoke detector.
  2. Heat detector.
  3. Indicator panel.

Apabila ada panas 560 Celcius atau asap disalah satu bagian dari gedung, alat ini akan mengaktifkan suatu alarm, yang terdiri dari audio signal dan lampu signal. Audio signal berupa bel dan sirene. Lampu signal berupa lampu merah, dan lampu penunjuk "Zoning", lokasi kebakaran yang terletak di indicator panel. Dengan demikian penjaga gedung dapat segera tahu tempat dimana adanya kebakaran dengan melihat indicator panel.

Sebagai kelengkapan pencegahan kebakaran kecuali fire alarm dipasang:

  1. Sprinkler system.
  2. Tabung pemadam api serbuk kimia.
  3. Wet rise system ( jaringan pipa yang selalu tersisi air dengan pompa-pompa khusus).
  4. Dry rise system ( jaringan pipa yang kosong dan dapat dihubungkan dengan mobil pemadam kebakaran dari D.K.I.)

Sprinkler system akan bekerja secara otomatis. Bila disalah satu tempat dalam gedung ada kebakaran, sprinkler yang terdekat karena panasnya api akan membuka kelep air bertekanan 8 atm, dan menyemburkan air keluar.

6. Sound System

Sound system yang ada di dalam gedung diperlukan untuk pengumuman yang sifatnya penting, umpamanya diwaktu ada kebakaran dan dapat digunakan untuk back ground music. Dilantai satu terdapat sound system untuk carcalling, sehingga pengemudi mobil dapat dipanggil. Di Auditorium terdapat sound system untuk music dan tersedia juga conference system serta simultaneous interpreter system untuk lima bahasa untuk diperlukan konggres dan/atau konperensi yang bersifat internasional.

7. Telepon

Seluruh Gedung dilengkapi dengan sistim komunikasi yang full automatic yang pertama di Indonesia dan mudah dilengkapi dengan sistim digital, apabila Perumtel merobah sistimnya. PABX (Private Automatic Branch Exchange) yang digunakan adalah buatan Telefonbau Und Normalzeit (T.N.) dapat menampung 100 nomor sambungan PTT dan 1.000 extension. 40 % dari 100 extension line dapat digunakan untuk DID (Direct Inward Dialing). Direncanakan pemasangan Call Data Processing Unit yang dapat memonitor dengan print out tiap percakapan melalui telepon. Ini disediakan untuk memudahkan pemakaian telepon oleh para penghuni, disamping untuk pengamatan percakapan dari masing-masing pesawat. Dengan penggunaan sistim telepon ini tidak diperlukan lagi adanya intercom

8. Single Site Band (SSB)

Untuk keperluan Squadron Helicopter Kehutanan, dipasang antene-nya. Ada antene yang dapat dimanfaatkan oleh para penghuni.

9. Penunjuk Arah

Sudah sejak kendaraan masuk halaman Gedung Pusat Kehutanan, dipasang rambu-rambu lalu lintas yang mengarahkan kendaraan ke tujuan yang diinginkan. Didekat gerbang masuk ditempatkan papan nama gedung-gedung yang ada, sehingga para tamu dapat langsung menuju ke gedung yang diperlukan. Dimulai dari tiap-tiap entrance hall (ada dua), di Blok 1 dan Blok 4, sudah di pasang penunjuk jalan, sedangkan di dinding hall di pasang papan nama bagian kantor yang ada didalam gedung ini, di tingkat berapa dan lain sebagainya. Apabila tamu sudah ada dikoridor, maka didekat pintu-pintu dapat dibaca nama atau jabatan petugas yang berada didalam ruangan tersebut, sedang nama bagiannya dapat dilihat pada papan yang tergantung di langit-langit. Dengan demikian setiap orang dapat mencari yang diperlukan. Di tiap ruangan toilet terdapat tanda gambar yang jelas sehingga orang tidak akan salah masuk. Gedung ini selanjutnya akan dilengkapi dengan segala petunjuk jalan yang jelas, yang kesemuanya disebut "routing", mengurusi dan melayani para penghuni Gedung Pusat Kehutanan.

10. Fasilitas yang tersedia

  1. Untuk para karyawan dan petugas disediakan cafetaria yang melayani makan siang dengan harga yang wajar. Disamping itu tersedia restoran untuk umum.
  2. Function room disediakan untuk yang ingin menyelenggarakan rapat terbatas. Disitu tersedia two way conference system dengan dilayani oleh operator.
  3. Lobby di depan function room disediakan untuk lobbying.
  4. Untuk tamu-tamu penting disediakan VIP Room.
  5. Yang menjadi kebanggaan dari Gedung Pusat Kehutanan adalah Auditorium.
  6. Tempat Parkir.

Tempat parkir dibuat disekitar bangunan dibawah pohon-pohon di Taman Hutan, akan dapat menampung sekitar 600 kendaraan sesuai persyaratan D.K.I.